Depok Fantasi Waterpark - Aladin
Akhir Desember 2018 saya dan keluarga
berkunjung ke Waterpark Aladin yang berlokasi di Jl. Boulevard Grand
Depok City (GDC) Tirtajaya Sukmajaya Kota Depok Jawa Barat. Tiket masuk
kali ini tidak memberlakukan lagi discount bagi pemegang kartu-kartu tertentu.
Tiket masuk masa liburan kali ini sebesar Rp 80.000/orang. Di loket pembelian
tiket tertera "Tidak diperkenankan membawa makanan" (persis
redaksinya saya lupa). Dan anehnya kenapa tidak ada pemeriksaan di pintu masuk,
seperti saat kami masuk ke Sea World. Tapi ya sudahlah, bersyukur tidak
diperiksa, mana bawaan makanannya banyak banget. Bayangin aja ada 7 orang total
pasukan, masak jajan semua dalam lokasi yang pastinya harganya lebih mahal dari
di luar. Iya kan? Emak-emak pasti mau senang dengan biaya tetap ditekan. π
Masuk ke dalam area kolam, saya kaget
saat saung/tempat menaruh barang perlengkapan disewakan alias tidak gratis
lagi. Sebelumnya saung-saung tempat berteduh dan istirahat tersebut dapat
digunakan secara gratis oleh 2 sampai 3 rombongan/keluarga yang datang ke
kolam. Saung tersebut jumlahnya juga sangat terbatas, kurang dari 10. Tidak
seimbang dengan jumlah pengunjung yang ramai, apalagi di musim liburan seperti
saat kami datang. Akhirnya saya dan keluarga mencari tempat gratis di
samping bangunan musholla dan ruang kesehatan. Rasanya tidak nyaman, terlebih
buat saya yang tidak ikut nyemplung ke kolam.
Beberapa rombongan yang datang
belakangan terlihat mencari tempat di area tanah kosong di sekitar kolam.
Karena mereka tidak memiliki kesiapan membawa alas duduk, akhirnya mereka
memanfaatkan brosur/leaflet promosi Waterpark Aladin sebagai alas duduk.
Pemandangan yang tidak mengenakkan bagi saya melihat rombongan membawa
anak-anak bahkan bayi, namun duduk di tempat yang tidak nyaman.
![]() |
Taman di samping kolam seluncur |
![]() |
Teras bangunan ruang kesehatan dan Musholla |
Bagi yang lapar dan tidak membawa bekal makanan
atau sudah bawa namun masih lapar dapat membeli berbagai jenis makanan dan
minuman di lokasi kantin waterpark. Kalau malas ke lokasi, dapat memesan kepada
pedagang yang menawarkan makanannya dengan membawa brosur makanan. Setelah itu
pesanan langsung diantar tanpa kita repot harus meninggalkan kolam atau saung
istirahat.
Di sini kita dapat menyewa ban untuk
berseluncur di perosotan atau pun untuk sekadar bermain dalam kolam.
Untuk menyewa ban dibutuhkan KTP sebagai jaminannya. Sewa ban ini sebesar Rp
.... berapa ya, lupa euy ππ
. Untuk berseluncur di perosotan tidak ada batasanya berapa kali. Jadi bisa
bermain sampai puas dan lelah. π
Selesai bermain, anak-anak membilas
badannya di kamar mandi. Saat mandi di tempat wanita, beberapa kamar mandi
krannya tidak berfungsi. Ada pun di kamar mandi yang digunakan anak saya,
airnya kecil. Akhirnya mereka tidak jadi keramas, khawatir setelah shampo
an airnya tidak keluar.
Tempat sholatnya ada dan dilengkapi dengan tempat
wudhu yang berada di sampingnya. Tempat sholat laki-laki dan perempuan menjadi
satu tanpa ada hijab atau batas yang memisahkan keduanya. Ada baiknya tempat
sholat diberikan batas atau kalau tidak ruangannya dipisah antara laki-laki dan
perempuan. Selain itu mukena yang disediakan mohon untuk dicuci, karena hampir
semuanya kotor saya temui, sehingga saya hanya menggunakan bawahannya saja
untuk menutupi kaki saya, sementara untuk atasan saya menggunakan jilbab saya
saja.
Comments
Post a Comment